15 July 2014

Rumah Cerdas

Berbicara rumah cerdas, kita akan selalu menghubungkannya dengan penggunaan teknologi terkini. Namun yang akan saya bahas disini adalah rumah cerdas dari sisi penyesuaian dengan kondisi lingkungan dimana rumah itu berada. Menurut arsitek Budi Pradono, rumah cerdas adalah rumah yang sustainable. Rumah yang memiliki keseimbangan antara aspek ekonomi,kultural dan sosial, sehingga terus adaptif terhadap lingkungannya.

rumah minimalis yang cerdas karya Yu Sing


Rumah yang cerdas harus dapat beradaptasi dengan lingkungan, tidak merusak lingkungan yang sudah ada. Misalnya dari tahap pembangunannya yang tidak mengganggu pohon-pohon yang telah ada, mengikuti dan menyiasati kountur tanah yang sudah ada. Rumah cerdas juga sebaiknya menggunakan material yang ramah lingkungan. Pembangunan rumah cerdas seperti ini tentu saja tidak gampang di lingkungan kota yang sudah sangat padat. Lalu bagaimana menerapkan rumah cerdas bagi warga perkotaan ?

Untuk kita yang tinggal dilingkungan kota yang sudah padat dengan lahan yang terbatas, ada beberapa solusi yang bisa kita terapkan untuk membangun sebuah rumah yang cerdas :
1. Dalam membangun rumah, hindari menutup keseluruhan lahan dengan bangunan, sisakan area yang terbuka untuk resapan air.
2. Jika luasan rumah anda terbatas, buatlah rumah yang transparan, yang tidak memerlukan banyak sekat. sehingga rumah yang kecil bisa terlihat lebih luas. Buatlah ruang yang bisa menampung banyak aktivitas, seperti ruang makan yang menyatu dengan dapur dan ruang keluarga.

rumah cerdas tanpa sekat, antar ruang berhubungan tanpa batas
3. Gunakanlah furniture yang berukuran kecil, ringan dan ramping,  atau furniture yang multifungsi sehingga dapat menghemat penggunaan ruang.
4. Buatlah bukaan-bukaan yang cukup untuk mengalirkan udara dari luar ke dalam rumah dan sebaliknya. sehingga kita bisa meminimalkan penggunaan pendingin ruangan. Dengan bukaan-bukaan yang lebar pula cahaya alami akan mudah masuk untuk menerangi ruangan dalam rumah.

penggunaan bukaan yang lebar untuk memasukkan udara dan cahaya alami
Rumah cerdas berawal dari desain yang cerdas. Dalam mendesain, arsitek harus lebih selektif menyeimbangkan antara fungsi, keindahan, penggunaan material dan aplikasi struktur yang digunakan. Sedapat mungkin desainnya harus ramah lingkungan, tidak menggunakan banyak energi, dan minim penggunaan air. Seperti itulah kira-kira yang disebut sebagai rumah cerdas.

sumber foto : majalah idea edisi tahunan

15 November 2013

Secondary Skin


Jika kita melihat tampilan rumah-rumah modern sekarang ini, penggunaan secondary skin mulai sering diaplikasikan pada dinding muka bangunan. Secondary skin merupakan dinding baru di depan dinding utama bangunan yang berfungsi sebagai pelindung bangunan dari terpaan cuaca luar yang berlebihan. Mulai dari tampias air hujan hingga cahaya matahari yang menerpa langsung.



Biasanya secondary skin digunakan untuk mereduksi sinar matahari pada sisi bangunan yang terpapar sinar matahari secara berlebihan.
Selain itu juga berfungsi sebagai pengaman bangunan atau rumah.

Karena berbagai fungsi yang ditawarkan maka pemilihan bahan materialnya juga perlu dipertimbangkan. Ada beberapa material yang biasa digunakan untuk membuat secondary skin, diantaranya kayu, batako, roster, besi, pelat metal, GRC (Glassfiber Reinforced Concrete) bahkan pada beberapa bangunan menggunakan tanaman sebagai lapisan secondary skin.

Pemilihan bahan dan bentuk yang tepat akan menunjang sisi estetika dari suatu bangunan.
Jadi selamat berexplorasi menempatkan secondary skin pada desain rancangan anda.



23 October 2012

Recycled Furniture

Recycled Furniture adalah furniture yang dibuat dengan memanfaatkan material bekas atau material sisa. Beragam furniture bisa dibuat dengan menggunakan material bekas, mulai dari lemari, kursi, lampu, meja dan lain-lain.

Seperti misalnya credenza disamping ini yang memanfaatkan kayu-kayu bekas yang dirangkai sedemikian rupa sehingga menjadi sebuah credenza yang unik.
 Meja dan lemari disamping ini juga terbuat dari kayu-kayu sisa yang dirangkai menjadi sebuah desain yang terlihat cantik dan tida murahan.

Anda pasti tidak menyangka bahwa lampu hias ini terbuat dari bagian bawah botol plastik bekas.
Dengan olahan desain yang menawan lampu ini menjadi dekorasi yang cukup menawan.

Botol plastik bekas cukup banyak didaur ulang menjadi lampu-lampu hias seperti contoh disamping ini.





Masih banyak lagi contoh-contoh recycled furniture yang bisa memberi inspirasi bagi kita yang menyukai barang-barang unik. Dan dengan pemakaian barang / material bekas maka kita juga membantu menyelamatkan bumi ini dari tumpukan sampah yang tidak mudah terurai.

Mari kita dukung semangat Go Green dengan mencoba memanfaatkan barang bekas untuk membuat recycled furniture yang indah.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...